Tekuni Ternak Sejak Lama, Peternak Gibas Losari Bagikan Pengalaman Lewat Podcast
Podcast peternak kambing gibas di Kelurahan Losari mengungkap kisah Pak Mukaji dalam mengembangkan usaha dengan pakan alami dan penjualan hingga jutaan rupiah.
Kegiatan podcast bersama pemilik peternakan kambing gibas di Kelurahan Losari sukses digelar pada 1 April 2026. Podcast ini dipandu oleh host Dea Farawida Aula dan menghadirkan narasumber Bapak Mukaji, yang akrab disapa Pak Ji, sebagai salah satu pemilik peternakan kambing gibas di wilayah tersebut.
Peternakan kambing gibas ini dikelola oleh dua pemilik, yakni Pak Mukaji bersama Bapak Tri Syahyudi yang juga menjabat sebagai Ketua RT 06 RW 01. Sebelum podcast berlangsung, tim telah melakukan wawancara awal pada 15 Maret 2026 guna menggali informasi lebih mendalam terkait usaha peternakan yang mereka jalankan.
Dalam perbincangan podcast, Pak Mukaji menjelaskan bahwa dirinya masih aktif mengembangkan usaha ternak kambing gibas hingga saat ini. Salah satu keunggulan yang dimiliki adalah ketersediaan pakan yang mudah, bahkan ia menanam sendiri rumput kolondono sebagai sumber pakan tambahan bagi kambing-kambingnya.

Ia mengungkapkan bahwa alasan utama memilih beternak kambing adalah karena kemudahan dalam mencari pakan. Aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan pertanian juga menjadi pendukung, di mana sepulang dari sawah ia dapat sekaligus membawa rumput untuk pakan ternak. Selain itu, Pak Mukaji juga memiliki lahan khusus untuk menanam rumput guna menunjang kebutuhan pakan kambing gibas miliknya.
Terkait pemilihan jenis ternak, kambing gibas menjadi pilihan karena perawatannya relatif lebih mudah dibandingkan jenis kambing lainnya. Kambing gibas tidak memerlukan pakan berupa daun-daunan secara khusus, sehingga lebih praktis dalam pemeliharaannya.
Untuk proses penjualan, biasanya para blantik atau pedagang kambing datang langsung ke rumah Pak Tri untuk melakukan transaksi. Harga kambing gibas yang ditawarkan berkisar sekitar Rp3.000.000 per ekor, tergantung pada kondisi dan ukuran kambing.
Melalui kegiatan podcast ini, diharapkan dapat memberikan wawasan serta inspirasi bagi masyarakat, khususnya dalam mengembangkan usaha peternakan yang berkelanjutan dan memanfaatkan potensi lokal secara optimal.
Figi Dwi Darianti 