Pria di Malang Dibacok Kenalannya hingga Luka Berat di Leher, Pelaku Masih Diburu Polisi

Pria di Malang Dibacok Kenalannya hingga Luka Berat di Leher, Pelaku Masih Diburu Polisi

Pria di Malang Dibacok Kenalannya hingga Luka Berat di Leher, Pelaku Masih Diburu Polisi
Foto Ilustrasi (AI)

Malang – Seorang warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, menjadi korban pembacokan oleh kenalannya sendiri. Kasus kekerasan tersebut kini ditangani kepolisian, sementara pelaku yang telah teridentifikasi masih dalam pengejaran.

Korban berinisial I (30 tahun) mengalami luka parah di bagian leher akibat sabetan pisau. Peristiwa tragis itu berlangsung di desa setempat pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, korban sedang duduk di ruang tamu rumahnya sambil mengobrol dengan seorang teman. Tak lama kemudian, pelaku yang merupakan kenalan korban datang dan bergabung dalam obrolan tersebut.

Korban sempat bertanya mengapa pelaku bersikap dingin, namun tidak mendapat jawaban. Tiba-tiba, pelaku langsung menyerang dari belakang menggunakan pisau yang dibawanya.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di leher serta luka di jari tangan kiri. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di lokasi, dan potongan rekaman video itu kini ramai beredar di media sosial.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyatakan bahwa setelah menerima laporan, tim Polsek Gondanglegi bersama Satreskrim Polres Malang segera melakukan penyelidikan intensif.

"Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Identitasnya sudah diketahui, dan tim di lapangan terus bekerja untuk menangkap yang bersangkutan," kata AKP Bambang kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang berlumuran darah. Korban sendiri masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena luka yang dialaminya.

"Kami juga telah mengajukan visum et repertum terhadap korban dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memperkuat berkas penyidikan," tambahnya.

AKP Bambang menegaskan komitmen Polres Malang untuk menindak tegas pelaku tindak kekerasan.

"Kami pastikan pelaku akan terus dikejar hingga berhasil ditangkap. Polres Malang tidak akan memberikan ruang bagi aksi kekerasan di wilayah hukum kami," tegasnya.

Sumber : detik Jatim